SUKADANA, SP - Penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) pada 1-9 Agustus 2026, menjadi momentum memperkuat semangat kebersamaan, sekaligus memperkenalkan potensi Kabupaten Kayong Utara kepada masyarakat Kalbar.
Penegasan tersebut disampaikan Bupati Kayong Utara, Romi Wijaya saat memimpin Apel Akbar Kesiapan MTQ XXXIV Tingkat Provinsi Kalbar di Pelataran Tugu Sail Karimata, Sukadana, Jumat (24/7).
"MTQ sebagai momentum persatuan dan kebersamaan. Mari kita sambut seluruh tamu dengan tangan terbuka, hati yang tulus, serta pelayanan yang ramah dan penuh kekeluargaan, sehingga mereka memperoleh kesan yang baik selama berada di Kabupaten Kayong Utara," imbaunya.
Selain itu kata Bupati Romi, kehadiran ribuan peserta dari berbagai daerah merupakan peluang besar untuk memperkenalkan Kabupaten Kayong Utara kepada masyarakat luas.
“Mari kita tunjukkan bahwa Kabupaten Kayong Utara tidak hanya religius, tetapi juga indah, aman, nyaman, dan layak menjadi destinasi wisata," ajaknya.
Senada dengan itu, Ketua Umum LPTQ Provinsi Kalbar, Andi Musa menegaskan bahwa keberhasilan MTQ tidak hanya diukur dari kelancaran pelaksanaan maupun capaian prestasi para kafilah. Menurutnya, terdapat lima indikator utama yang menjadi tolok ukur kesuksesan penyelenggaraan MTQ, yakni sukses penyelenggaraan, sukses prestasi, sukses ukhuwah Islamiah, sukses pemberdayaan ekonomi masyarakat, dan sukses syiar Islam.
"Sukses penyelenggaraan, sukses prestasi, sukses ukhuwah Islamiah yang pastinya menyambut ramah tamu-tamu kita, sukses pemberdayaan ekonomi masyarakat, dan yang terakhir sukses syiar Islam. Semoga semua bisa kita wujudkan, membawa berkah serta meninggalkan kenangan baik bagi Kayong Utara," ujar Andi Musa.(rls)